Search Results

453 results found

Blog Posts (232)

  • Mentok ga ada Ide Naikin Sales? Ini 7 Langkah Praktis Menciptakan Ide Naikin Sales

    "Aduh pusing banget, si Boss minta bulan depan SALES naik 10%, padahal kondisi lagi seperti sekarang, sudah bisa achieve target ajah udah bersyukur eh ini malah minta SALES NAIK, dan gilanya lagi BUDGET marketingnya TETEP tidak ada kenaikan" ....... Curhat kebanyakan orang yang terkait SALES di dalam perusahaan hehe. Mungkin ga sih IDE INOVATIF itu bisa muncul kapan ajah ketika dibutuhkan? Mungkin ga sih sales naik tanpa naikin budget marketing? Emang apa idenya? Temen-temen, soal IDE INOVATIF itu bukanlah ROCKET SCIENCE apalagi terkait dengan penjualan, YES akan selalu ada IDE INOVATIF yang bisa ditelurkan terkait SALES sejauh kita paham dan mengerti bagaimana POLAnya untuk bisa menghasilkan IDE INOVATIF. Jika tim ANDA MENJAWAB secara langsung, TIDAK MUNGKIN tanpa melalui sebuah proses menciptakan IDE INOVATIF, then sebaiknya Anda pecat ajah tim Anda tersebut. MUNGKIN atau TIDAK MUNGKIN itu akan terjawab jika kita sudah melakukan serangkaian aktivitas yang terkait dengan IDE INOVATIF. Bisa jadi jawabnya MUNGKIN BANGET, bisa jadi jawabannya MUNKGIN TAPI ... atau bisa jadi memang TIDAK MUNGKIN tapi ......... jadi buat kita pebisnis yah ga ada jawaban TIDAK MUNGKIN TITIK. Nah gimana itu polanya? Yuk kita bahas 7 langkah praktisnya sehingga nanti semua menjadi MUNGKIN ....... pake BANGET. 1. PELUANG / MASALAH / TARGET Untuk menciptakan ide yang inovatif, kita jelas perlu tahu terlebih dahulu untuk apa ide inovatif ini ingin kita ciptakan, apakah untuk menangkap dan memaksimalkan sebuah PELUANG, atau untuk MENYELESAIKAN sebuah MASALAH atau memang karena kita punya TARGET yang harus dicapai. Ke tiga hal ini penting sekali untuk CLEAR sejak awal sehingga ide inovatif yang kita buat tepat sasaran tentunya. Contoh, misalnya kita ditargetkan untuk MENINGkATKAN SALES di bulan depan naik menjadi 10% karena sudah masuk musim sekolah, nah berarti kita membutuhkan IDE INOVATIF karena kita punya TARGET yg sudah jelas, SALES INCREASE 10%. 2. RISET untuk mencara DATA, FAKTA & INFORMASI Untuk mencari IDE INOVATIF bagaimana kita bisa meningkatkan SALES 10% di bulan depan kita membutuhkan banyak DATA, FAKTA, dan INFORMASi yang perlu kita gunakan untuk IDE INOVATIF bisa didapatkan, tanpa ini bisa ajah kita mendapatkan atau membuat ide namun kemungkinan untuk berhasilnya akan cukup sulit, apalagi misalnya ide-ide kita minta langsung ke tim kita, ujung-ujungnya kita akan berpikir klo tim kita pada ga punya ide. Contoh jika kita ingin meningkatkan SALES 10%, ada beberapa data yang kita butuhkan sehingga nantinya IDE INOVATIF kita ini KUAT dan memang bisa memberikan solusi ke peningkatan sales Data core menu Informasi kegiatan kompetitor Data repeat order dan jumlah database Informasi budget promosi bulan depan, dll Nah data, fakta, dan informasi ini semakin lengkap kita miliki akan semakin tajam IDE INOVATIF yang bisa kita hasilkan dan kemungkinan untuk berhasilnya akan lebih tinggi lagi. 3. IDEATION, THE BIG IDEA MAKING Nah jika sudah punya data, fakta, informasi barulah kita bicara IDE INOVATIF apa ajah yang bisa menjawab OBJECTIVE / tujuan yang tadi ingin dicapai yaitu MENINGKATKAN SALES 10% di bulan depan, bukan ada target langsung cari IDE. Tujuan -> Riset -> Ideation bukan Tujuan -> Ideation Kesalah ini paling sering dilakukan oleh banyak perusahaan dan leader di mana kita ingin IDE secara INSTANT, sehingga pada akhirnya ketika IDE tersebut dieksekusi ternyata tidak memberi DAMPAK / HASIL yang diharapkan dan kemudian kita menyalakan TIM kita yang tidak punya IDE INOVATIF, padahal leadernyanya ajah yang ERROR. 4. PLAN TO ACTION "If you don't plan, you plan to fail" Nah IDE INOVATIF apapun perlu untuk disusun PLANNING eksekusinya dengan detail karena dalam bisnis, PLANNING dan PROSES itu bagian yang sangat penting untuk bisa berhasil mencapai TUJUAN yang dibuat oleh perusahaan Dalam contoh di atas, ketika kita sudah punya IDE INOVATIF untuk meningkatkan SALES 10%, maka kita perlu menyusun rencana kapan IDE ini mulai dieksekusi, kontennya seperti apa, budget yang digunakan berapa, tim yang terlibat siapa ajah, bagaimana cara mengukurnya dan lainnya. Misal IDE INOVATIF mantap betul deh, eh pas buat CONTENT nya kacau, message nya ga sampe ke konsumen, yah BUBAR. 5. EXECUTION Nah setelah semua rencana sudah disusun dengan detail dan matang, KICK OFF deh, eksekusi IDE INOVATIF tersebut, pastikan semua eksekusi kembali lagi ke nomor 4 sesuai dengan planning, lakukan kontrol yang ketat terhadap eksekusi ini, dan pastikan IDE INOVATIF ini dieksekusi dengan tim yang memang punya kapabilitas. Perhatikan kordinasi lintas tim khususnya dalam proses EKSEKUSI karena kadang banyak masalah muncul atau bahkan membuat IDE INOVATIF tidak berjalan sesuai harapan karena masalah KORDINASI antar tim, misalnya ide nya ada NPL (New Product Launching), ternyata pas hari H eksekusi, supply bahan baku belom sampai di outlet karena ada miss komunikasi dan kordinasi, KACAU DAH. 6. EVALUATION Evaluasi juga proses yang perlu dilakukan secara berkala terhadap eksekusi IDE INOVATIF yang dilakukan, buat schedule rutin untuk melakukan update dan evaluasi, karena bisa jadi kadang ditengah jalan butuh ada ADJUSTMENT / PENYESUAIAN setelah ide tersebut dilempar ke target market. Evaluasi juga penting untuk memastikan ritme kerja tim masih sesuai dengan rencana yang dibuat dan semua support dan kordinasi masih berjalan on track, jika tidak maka perlu diambil tindakan untuk mengembalikan semua ke on track, dalam hal ini saran dari Foodizz dalam meluncurkan sebuah IDE INOVATIF apalagi terkait SALES, program leader harus cukup powerfull untuk bisa melakukan lintas kordinasi. Soal gagal atau berhasil, ketika semua proses sudah dijalankan dengan baik tentu menjadi PART OF BUSINESS ACTIVITY, mungkin ada baiknya juga untuk membuat semakin menarik, ditambahkanlah REWARD dan PUNISHMENT di dalam eksekusi program ini. Semoga Bermanfaat. #Inovasi #Sales Foodizz 1st F&B EduTech in Indonesia Belajar Bisnis Kuliner ..... Yah di Foodizz. www.foodizz.id www.sekolahkuliner.com Join Telegram Group di t.me/foodizzid GOOD NEWS Temen-temen kuliner di Bulan Mei 2021, Foodizz akan mengadakan untuk pertama kalinya BOOTCAMP BISNIS KULINER dengan topik VALUASI BISNIS, INVESTOR & MENDAPATKAN PENDANAAN yang akan diadakan selama 4 hari, dari pagi - malam. Temen-temen akan langsung dimentoring oleh Pa Budi Isman, Gito Wahyudi, Yuszhak M. Yahya, Danis Puntoadi, Akhmad Saeful, Kukuh B. Santoso, dan beberapa Venture Capital invitation untuk bisa menyusun langsung VALUASI BISNIS milik temen-temen, serta berkesempatan langsung di pertemukan dengan INVESTOR yang siap melakukan investasi di bisnis kuliner jika mereka tertarik dengan bisnis temen-temen kuliner. Silahkan yang tertarik untuk mendaftar di sini atau WA langsung CS Foodizz 0813-1214-7974 Peserta hanya dibatasi sebanyak 26 peserta dan akan dipilih peserta yang memang siap untuk melakukan valuasi dan di investasi. *Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin asal mencantumkan sumber artikelnya, yaitu www.foodizz.id/blog. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten. Sumber Gambar: Unsplash.com

  • COLLABORATION SPACE, THE FUTURE of F&B BUSINESS?

    "Bagaimana jika ke depan banyak lokasi premium, strategis, dan luas di miliki oleh brand-brand lokal yang berkolaborasi membangun ekosistem bisnis kuliner atau community base?" Ini pertanyaan yang selalu muncul di kepala beberapa waktu kebelakang, karena GERAH juga melihat setiap lokasi yang bagus kemungkinan besar hanya bisa diakses dan dimiliki oleh pebisnis-pebisnis dengan capital yang kuat. Gimana enggak, harga pasaran untuk lokasinya premium setahun nya ajah bisa sebesar OMSET satu tahun UMK kuliner, itu baru klo bisa bayar tahunan, biasanya malah harus bayar beberapa tahun ke depan misal 3 tahun, gimana cerita CAPEX segede itu bisa dijangkau oleh kebanyakan pebisnis kuliner. Tapi... mungkin ga kembali lagi jika lokasi-lokasi premium ini bisa dimiliki (sewa lah minimal) oleh temen-temen kuliner sehingga mereka bisa berjualan di lokasi strategis, mendapatkan EXPOSURE / AWARENESS yang maksimal karena lokasinya bagus serta tentu akan cukup menguntungkan bagi brand dan sales temen-temen? JAWABANNYA BISA, dengan cara apa? COLLABORATION SPACE. Sebuah ide yang tidak baru-baru amat sih, karena sudah banyak juga prateknya namun tentu harus terus dibangun AWARENESS agar temen-temen ekosistem kuliner bisa terus menjadikan hal ini sebagai pemikiran dan kemudian menjadi ACTION untuk bisa mengeksekusi konsep COLLABORATION SPACE ini untuk menjadi SOLUSI mendapatkan LOKASI PREMIUM, AWARENESS BRAND yang kuat, serta kesempatan yang SAMA dengan pemilik capital besar untuk bisa SUKSES. Pratek COLLABORATION SPACE ini sebetulnya sudah banyak digunakan oleh model bisnis seperti CO WORKING, beberapa COLLABORATION SPACE juga muncul di beberapa daerah seperti The HALLWAY SPACE di Bandung, atau M BLOC SPACE di Jakarta, dan yang paling sering kita lihat yah FOODCOURT, namun mungkin BEYOND FOODCOURT, COLLABORATION SPACE ini tidak hanya menjual sekedar makanan namun juga menjadi CENTER OF ACTIVITY ekosistem kuliner, artinya berbagai kegiatan bisa diadakan di tempat ini, ada office-office juga yang terkait support dengan bisnis kuliner (Agency, Jasa Photo, R&D, dll). Btw mengapa konsep ini bisa menjadi FUTURE of F&B Business ke depannya, khususnya tentu akan punya manfaat besar untuk temen-temen UMKM dan UKM kuliner di Indonesia? Yuk coba kita lihat beberapa poin di bawah: 1. COST SHARING Ini solusi yang membuat temen-temen kuliner bisa memiliki lokasi strategis bagi bisnis kulinernya, karena akhirnya dengan BERKOLABORASI TANGGUNG BIAYA, temen-temen memiliki kesempatan untuk bisa mengakuisisi lokasi yang MANTAP. "tapi jaman sekarang khan banyak juga konsep cloud" yah betul sih tapi klo bisa CLOUD sekaligus DINE in di lokasi strategis dengan biaya yang juga sesuai KANTONG, lebih MUCH BETTER khan? 2.COMMUNITY BUILDER & TRAFFIC MAKER Dengan BERKOLABORASI, artinya kita juga menyatukan kekuatan untuk bisa men DRIVE TRAFFIC melalui media masing-masing BRAND yang ada di dalam COLLABORATION SPACE nya. Jika di lokasi ini juga misalnya ada KOL / BUZZER yang terlibat, wah impactnya akan lebih besar lagi, atau misalnya juga kita libatkan GOVERNMENT atau LEMBAGA yang memang TRAFFIC maker misalnya, ada SIM KELILING, nah makin bisa powerfull bisa men DRIVE traffic ke dalam lokasi ini. 3. POTENTIAL OTHER REVENUE Space yang strategis dan komunitas yang besar juga akan menarik untuk SPONSOR dan EVENT hadir, hal ini bisa dimanfaatkan untuk bisa menggaet brand-brand besar untuk bisa memberikan SUPPORT berbagai event atau bahkan sewa lokasi itu sendiri malah bisa dicover oleh BRAND tersebut karena ada KERJASAMA IMBAL balik yang saling menguntungkan tentunya di mana COLLABORATION SPACE memiliki KOMUNITAS dan MASSA yang memang dibutuhkan oleh brand besar, sebaliknya COLLABORATION SPACE juga membutuhkan BRAND besar untuk mendatangkan TRAFFIC baru serta bahkan bisa memberikan SUPPORT secara FINANCIAL. 4. DATABASE UTILIZATION COLLABORATION SPACE juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan collecting database dalam jumlah massive sehingga tenant di sini bisa menggunakan DATASHARING untuk menggarap OMNICHANNEL sales untuk bisa membantu peningkatan penjualan tenant-tenantnya, juga sekaligus bisa memberikan benefit kepada DATABASE nya secara langsung misalnya program promo discount, membuat APPS catering bersama untuk tenant-tenant makanan, dll. 5. NETWORK TO ACCELERATE & SPEED THE BUSINESS COLLABORATION SPACE juga bisa dimanfaatkan untuk membantu temen-temen UKM dan UMKM kuliner melakukan akselerasi dan SPEED bisnisnya dengan membangun NETWORK setiap COLLABORATION SPACE yang muncul di berbagai lokasi atau daerah, baik itu dengan cara membuka OUTLET di berbagai lokasi maupun bisa melakukan KOLABORASI MENU (GHOST MENU) dengan brand lain yang ada di COLLABORATION SPACE yang berbeda. 6. EFFICIENCY IN OPERATIONAL EXPENSE Yah ini tentu manfaat lainnya yang juga cukup signifikan, sederhananya bayar satpam rame-rame, bayar listrik barengan, dan biaya operasional lainnya akan jauh lebih efisien karena ditanggung bersama semua tenant yang ada di dalamnya. Selain itu juga, dengan adanya KOLABORASI dengan berbagai ekosistem supporting kuliner, banyak hal yang bisa diexplore untuk bisa menurunkan biaya, misalnya pembuatan aplikasi bersama (POS), sehingga NETWORK seluruh COLLABORATION ini bisa mendapatkan biaya yang lebih hemat, dll. 7. ABILITY TO COMPETE WITH BIG BOY Nah ini salah satu hal yang menarik tentunya apalagi jika COLLABORATION SPACE di jalankan dengan konsep yang kuat, misalnya kegiatan branding & designnya dibuat sangat powerfull, didukung juga dengan budget bersama dan kekuatan komunitas bersama serta kualitas produk juga sangat diperhatikan, bukan tidak mungkin konsumen akan lebih memilih datang ke COFFESHOP yang ada di COLLABORATION SPACE di bandingkan coffeeshop brand-brand terkenal yang bisa dipositioningkan "BORING" karena gitu-gitu ajah, klo di COLLABORATION SPACE selain tempatnya juga strategis, designnya keren, local community nya kuat, kekinian banget, serta event-event yang keren. 8. GOVERNMENT SUPPORT Terakhir, jika konsep COLLABORATION SPACE ini bahkan bisa mendorong tumbuhnya UKM dan UMKM yang kemudian bisa SCALE, baik skala lokal maupun nasional, bukan tidak mungkin COLLABORATION SPACE ini malah mendapat dukungan dari PEMERINTAH dengan berbagai fasilitas, sampai misalnya pendanaan loh. Bisa juga misalnya COLLABORATION SPACE ini menyediakan fasilitas meeting, training misalnya maka kita bisa berkerjasama dengan pemerintah untuk memberikan support dalam bentuk selalu menggunakan SPACE kegiatan pemerintah, apalagi terkait kuliner di COLLABORATION SPACE ini yang artinya akan terjadi traffic dan omset yang menguntungkan semua pihak. Nah temen-temen, klo kitchen ajah bisa di buat COLLABORATION SPACE nya seperti Everplate, Yummy Kitchen, Cloud Kitchen, dll, WHY NOT dengan ekosistemnya bisnis kuliner, yah ga? Asik khan klo ada lokasi strategis di mana berbagai ekosistem (bisnis kuliner, teknologi, edukator, government, agency, dll) hadir sehingga makin berkembanglah bisnis kuliner di Indonesia. BTW di Bandung sudah per Juni 2021 FOODIZZ akan mulai mempelopori hal ini, dengan lokasi super strategis di Dago 70. Let's make BRAND KULINER INDONESIA GREAT dan menjadi brand-brand kebanggan Nasional. Salam. Foodizz 1st F&B EduTech Belajar Bisnis Kuliner ..... Yah di Foodizz. www.foodizz.id www.sekolahkuliner.com Join Telegram Group di t.me/foodizzid GOOD NEWS Temen-temen kuliner di Bulan Mei 2021, Foodizz akan mengadakan untuk pertama kalinya BOOTCAMP BISNIS KULINER dengan topik VALUASI BISNIS, INVESTOR & MENDAPATKAN PENDANAAN yang akan diadakan selama 4 hari, dari pagi - malam. Temen-temen akan langsung dimentoring oleh Pa Budi Isman, Gito Wahyudi, Yuszhak M. Yahya, Danis Puntoadi, Akhmad Saeful, dan beberapa Venture Capital invitation untuk bisa menyusun langsung VALUASI BISNIS milik temen-temen, serta berkesempatan langsung di pertemukan dengan INVESTOR yang siap melakukan investasi di bisnis kuliner jika mereka tertarik dengan bisnis temen-temen kuliner. Silahkan yang tertarik untuk mendaftar di sini Peserta hanya dibatasi sebanyak 26 peserta dan akan dipilih peserta yang memang siap untuk melakukan valuasi dan di investasi. *Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin asal mencantumkan sumber artikelnya, yaitu www.foodizz.id/blog. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten. Sumber Gambar: Unsplash.com

  • Rencana EFISIEN malah jadi BONCOS & FATAL

    "Mas saya bisa dapet harga murah nih 1.000 per box jika membeli langsung 100 ribu box packaging, beda banget kalo beli cuman 5.000 bisa naik harganya sampe 1.500 soalnya, lumayan banget khan selisih 500 rupiah per box, bakal makin untung nih" Nampak familiar dengan kasus seperti ini atau kita sendiri malah berpikir hal yang sama seperti ini? Salahkah? enggak juga, TERGANTUNG, dalam kondisi seperti apa pertanyaan ini muncul, bisa jadi SANGAT TEPAT tapi sebaliknya bisa jadi SANGAT FATAL. Gimana tuh? Coba sekarang kita tanyakan .. "itu 100 ribu box habis berapa lama biasanya? ato biasanya 1 bulan kita butuh berapa box sebetulnya?"" "Oh itu habis 3 bulan, jadi memang buat stock selama itu sehingga bisa murah harganya" Nah temen-temen, jika temen-temen memang punya CASH FLOW yang MELIMPAH sampe 6 bulan or setahun akan selalu surplus biarpun semua vendor dan cost lainnya dibayar di depan, ga masalah pake strategi begini, walaupun akan ada OPPORTUNITY LOST, tapi jika CASH FLOW kita pas-pas an, hati-hati loh, ada beberapa hal yang akan menjadi MASALAH nanti jika melakukan pratek PEMBELIAN seperti ini. Apa ajah itu? Coba kita lihat ya 1. MINUS CASH FLOW Beli 100 ribu box sekarang berarti pembayaran akan jatuh tempo dalam waktu yang singkat dengan nilai yang cukup besar, sehingga uang cash kita akan TERKURAS di waktu bersamaan, ini baru dari 1 vendor, bagaimana jika ada puluhan VENDOR? 2. OPEX RISK Jika cash flow minus, yang akan terkena resiko pertama kali adalah OPEX yang bisa saja tidak terbayar atau tertunda, gimana coba jika gaji karyawan tertunda? Moral bisa jatoh, karyawan mungkin akan mempertanyakan masa depannya, ato misalnya biasa konsumen dapet wifi internet, karena cash flow minus wifi internet terpaksa di cabut dulu, sehingga kepuasan konsumen bisa berkurang, dll. 3. LOST OPPORTUNITY Klo belanja kita sebulan CASH out nya bisa sampe 1 M, kemudian kita atur kembali strategi pembelian dan negosiasi dengan vendor di mana 1 M ini bisa di break menjadi 2-3 bulan dengan kesempatakan bersama, bayangkan setiap bulan kita punya cash flow tambahan 500 juta, kita bisa melakukan kegiatan promosi lebih sering untuk membangun brand dan traffic, atau bahkan jika kita konservatif, ingin duitnya dijadikan aset ajah, ini duit 500 juta bisa dipake buat DP ruko loh. Artinya, ngapain punya barang 100 ribu box yang akan habis 3-6 bulan, ini kayak nyimpen duit tidak produktif jadinya. 4. WASTE OF SPACE Nyimpen 100 ribu box itu logikanya ajah butuh SPACE lebih besar loh, ini baru satu item, kebayang ga kalo model belanjanya "hobi" stock dalam jumlah besar dengan alasan lebih murah? Murah sebelah mana, memang sewa SPACE ga pake duit? Apalagi sampe sewa gudang tambahan misalnya, padahal jika bisa mengatur strategi belanja dengan tepat, mungkin outlet or office sudah cukup tanpa harus sewa lokasi tambahan. Yang tadinya mau hemat jutaan malah keluar COST tambahan puluhan juta, blom lagi biaya karyawan, listrik, dll juga akan muncul. 5. MORE INVENTORY, MORE PROBLEM Yes tentu sekali ini, mengelola 1.000 box stock dengan mengelola 100 ribu box akan mendatangkan permasalah yang signifikan berbeda, misal ketika mau stock opname, gimana harus dihitung semua kembali, ok lah di pisah kebutuhan nnya sudah dibagi menjadi 3 bulan, tetap ajah akan muncul masalah lain yang di atas seperti WASTE of SPACE, belom lagi banyak hal-hal GHOIB, misalnya barang hilang dari gudang. 6. DAMAGE & QUALITY ISSUE Pontesi kerusakan dan turunnya kualitas juga akan menjadi isue ketika kita melakukan STOCK barang terlalu banyak, ok lah klo barang-barang seperti box, klo ini barang frozen atau fresh, nah itu akan mendatangkan masalah besar buat kita. FROZEN kuat? Klo mati lampu seharian gimana? Apa kita bisa jamin kualitas masih sama? Nah sampai sini mungkin kita sudah terbayang yah temen-temen semua bagaimana STRATEGI PEMBELIAN (PURCHASING) itu harus ngerti ILMU nya, bahkan seorang PURCHASING itu harus paham masalah CASH FLOW, jika pun tidak berarti PURCHASING harus mendapatkan BRIEF yang jelas dari FINANCE atau OWNER menganai BELANJA. Balik lagi, apa nih tips-tips untuk menghindari masalah di atas yang bisa kita terapkan di dalam bisnis kuliner kita jadinya, biar tidak terjadi over stock yang tidak produktif, yang malah membuat atau memunculkan masalah baru. 1. NEGOSIASI JADWAL PENGIRIMAN Lakukan negosiasi agar vendor melakukan pengiriman sesuai dengan kebutuhan kita. Misal, seminggu kita butuh 2.000 box, yah minta kirim per 2.000 box mingguan bukan bulanan, klo ga mau kirim, yah kita nego kita ambil sendiri deh, intinya jangan sampe ada stock dikita, apalagi stock yang tidak produktif. 2. PEMBAYARAN SESUAI PO Negosiasi pembayaran dilakukan sesuai Purchase Order, misalnya kita PO seminggu 2.000 b0x, maka akan dikeluarkan invoice tagihan sebesar box yang dikirim. 3. KONTRAK MOQ Vendor biasanya tidak mau klo kita beli dikit-dikit dengan harga terbaik, ga apa-apa, tetap beli dengan Minimum Order Quantity (MOQ), misalnya 100 ribu box sehingga harga bisa 1.000, tapi kita minta poin no 1 dan no 2 tetap dijalankan. 4. CERITAKAN MIMPI KITA JIka kita bisnis yang masih kecil, melakukan bebepa hal di atas dijamin akan cukup sulit pastinya, nah kita sebagai OWNER harus turun tangan ketemu langsung vendornya, ajak ngopi dan ngobrol, ceritakan kita ingin membangun bisnis seperti apa ke depannya dan minta tolong untuk di support dulu di awal, karena kelak jika bisnis berkembang makan vendor ini akan menjadi bagian dari partner utama kita. 5. ALTERNATIF VENDOR Yes, siapkan vendor alternatif yang bisa mensupport strategi bisnis kita, jika vendor sekarang tidak terlalu support dengan bisnis kita. Hal ini sebetulnya penting bahkan sebelum kita memulai bisnis, memastikan dulu klo vendor bisa support bisnis kita. Nah temen-temen semoga artikel kali ini bisa memberikan INSIGHT buat temen-temen kalo BELANJA juga ada STRATEGI nya di dalam bisnis kuliner, ada ILMU nya. Semoga bermanfaat. Oh iya ini rekomendasi sekali, jika temen-temen ingin ke depannya belanja semua by sistem, product cost presisi, sampe COGS dan penerimaan barang menjadi semua CLOUD base, pake deh aplikasi ini Ngitunghpp.com. Apps ini bisa membuat kita hemat jutaan, puluhan juta, bahkan ratusan juga tergantung skala bisnis kita. #Purchasing #SupplyChainManagement Selamat pagi. Foodizz 1st F&B EduTech Belajar Bisnis Kuliner ..... Yah di Foodizz. www.foodizz.id www.sekolahkuliner.com Join Telegram Group di t.me/foodizzid Temen-temen ingin memperdalam ilmu Supply Chain Management (Purchasing, Investory, Logistic dll) silahkan ikuti E-COURSE Supply Chain Management di sini. Total 8 Jam, Lebih dari 50 Module dan GRATIS Dokumen-dokumen Excell dan Word pendukung SIAP PAKAI. *Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin asal mencantumkan sumber artikelnya, yaitu www.foodizz.id/blog. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten* Sumber Gambar: Unsplash.com

View All

Pages (174)

  • Home | Foodizz.id

    DAFTAR SEKARANG UNTUK BATCH BERIKUTNYA menuju 1 juta pengusaha kuliner dan penciptaan 5 juta lapangan kerja dalam ekosistem bisnis kuliner JOIN SEKOLAH BISNIS KULINER F&B BUSINESS EDUCATION PLATFORM Akses 400+ Free Premium Content dengan subscribe YouTube Channel Foodizz Sekarang! ACCESS NOW Semua yang perlu Anda pelajari tentang... IDEA X MARKETING Bagaimana menciptakan Ide Bisnis Kuliner yang bisa meledak di pasaran Bagaimana mengembangkan dan mengeksekusi ide agar sesuai dengan pasar Bagaimana membangun tim yang solid dalam Marketing Access Now Semua yang perlu Anda pelajari tentang... OPERASIONAL Bagaimana menset sistem Operasional untuk bisnis kuliner Bagaimana menciptakan sistem back to back control dalam Operasional bisnis kuliner Menyusun Menu Engineering yang bisa menciptakan pertumbuhan sales yang berkelanjutan Access Now Semua yang perlu Anda pelajari tentang... LEGAL Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis kuliner Badan usaha yang cocok untuk bisnis kuliner yang baru mulai Apa saja pengetahuan wajib dari sisi legal yang harus diketahui seorang pebisnis kuliner Access Now HIGHLIGHT CLASS Bootcamp Valuasi Bisnis, Investor & Pendanaan 27-30 Mei 2021 Mendapatkan fundamental penting yang harus disiapkan agar bisnis bisa mendapatkan valuasi yang bagus serta kesempatan untuk mendapatkan funding Bisa membuat valuasi bisnis sendiri Mengerti berbagai terminologi valuasi dan funding sehingga paham setiap angka dan artinya dalam valuasi bisnis Tau strategi dapatkan networking dan bernegosiasi dengan investor Kesempatan untuk langsung melakukan pitching dengan investor real yang tertarik dalam bisnis kuliner Lengkapi ilmu dari Program ini. Klik di sini. HARGA PROMO Sekolah Bisnis Kuliner by Foodizz 6 Bulan Non Stop Program Intensif Menjadi Pebisnis Kuliner DAFTAR SEKARANG UNTUK BATCH BERIKUTNYA PROGRAM BULAN INI - Klik di Sini Klik di Sini untuk melihat Katalog Lengkap In Collaboration With Click Here to Support F&B Indonesia Entrepreneurs NEW ARTICLES 3 days ago COLLABORATION SPACE, THE FUTURE of F&B BUSINESS? "Bagaimana jika ke depan banyak lokasi premium, strategis, dan luas di miliki oleh brand-brand lokal yang berkolaborasi membangun... 5 days ago Rencana EFISIEN malah jadi BONCOS & FATAL "Mas saya bisa dapet harga murah nih 1.000 per box jika membeli langsung 100 ribu box packaging, beda banget kalo beli cuman 5.000 bisa... 6 days ago Cappuccino Seharga 30 Ribu, Mahal, Murah atau Biasa ajah? Contoh A Di sebuah Butik Coffeeshop: "Cappuccinonya murah juga yah cuman 30 ribuah di tempat ini, gua sering nih langganan di sini"... 7 days ago [Dokumen] Template Monthly Cash Forecast & Daily Cash Planning Salah satu hal yang menjadikan suatu bisnis kuliner sukses adalah pengelolaan cash flow yang efektif, terlebih lagi dalam kondisi ekonomi... May 1 Melon Seharga 675 Juta Hehe yang bener ajah, harga 1 box melon isi 4-6 buah bisa mencapai 675 juta, di Indonesia sepertinya tinggal pergi ke toko buah terdekat,... Apr 29 4 FITUR INSTAGRAM TEMPAT CALON FOLLOWERSMU EKSIS! Udah Dicek Rutin, Belum? Mencari followers tambahan tentu menjadi challenge (dan kadang-kadang bisa dibilang “kesulitan,” hehe) bagi... lihat semua artikel terbaru

  • KOLABORASI FOODIZZ DAN KONEKTO DALAM UPAYA MENDORONG UMKM GO DIGITAL

    KOLABORASI FOODIZZ DAN KONEKTO DALAM UPAYA MENDORONG UMKM GO DIGITAL Kamis, 29 April 2021, Foodizz platform edukasi kuliner di Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan salah satu platform yang menjadi sarana penghubung pelaku usaha dengan komunitas bernama “Konekto” yang dirancang oleh Ralali untuk berkolaborasi, memberikan inspirasi dan mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk Go Digital. Bandung, 3 Mei 2021 - Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi nasional, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan motor penggerak perekonomian di Indonesia. Namun, pandemi membuat UMKM menghadapi berbagai tantangan dan mengalami penurunan yang sangat drastis sehingga berimbas pada perekonomian yang semakin melambat. UMKM harus siap menghadapi perubahan konsumsi yang semakin bergantung pada teknologi digital dengan terus berinovasi dan adaptif menggunakan platform digital. Menanggapi kondisi ini, dan dalam rangka menjalankan visi dan misi untuk mengembangkan UMKM khususnya Foodpreneurs di Indonesia, pada Kamis, 29 April 2021, Foodizz platform edukasi kuliner di Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan salah satu platform yang menjadi sarana penghubung pelaku usaha dengan komunitas bernama “Konekto” yang dirancang oleh Ralali untuk berkolaborasi, memberikan inspirasi dan mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk Go Digital. Stefanie Kurniadi, COO Foodizz menyatakan “Salah satu masalah yang sering dihadapi para pelaku usaha saat melakukan penjualan online adalah pengelolaan anggaran dan pembiayaan. Meskipun sudah punya produk yang berkualitas, belum tentu ada dokumentasi yang jelas terkait proses bisnis untuk kebutuhan pendanaan.” Melalui Konekto, Foodizz berharap dapat membantu para foodpreneur yang tergabung di community Foodizz dari berbagai daerah untuk bisa membangun jejaring bisnis, fitur transaksi pemasaran, dan pencatatan pembiayaan yang lebih efisien. “Setiap pelaku UMKM yang tergabung di dalam komunitas bisnis digital juga dapat mengoptimalkan kesempatan membangun relasi. Selain dapat berinteraksi dengan sesama pelaku bisnis di industri yang sama, Konekto juga diharapkan mampu menjadi platform infrastruktur bisnis yang dapat mengoptimalkan interaksi digital selama masa pandemi,” ujar Joseph Aditya, CEO Ralali.com. Dengan adanya kerjasama ini, Foodizz berharap dapat ikut serta membantu mempermudah digitalisasi bagi para pelaku UMKM. Para pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas pun dapat mengoptimalkan kesempatan membangun relasi untuk dapat saling berbagi sehingga UMKM akan terus maju dan berkembang untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Latest Updates

  • KOLABORASI FOODIZZ DAN KONEKTO DALAM UPAYA MENDORONG UMKM GO DIGITAL

    KOLABORASI FOODIZZ DAN KONEKTO DALAM UPAYA MENDORONG UMKM GO DIGITAL Kamis, 29 April 2021, Foodizz platform edukasi kuliner di Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan salah satu platform yang menjadi sarana penghubung pelaku usaha dengan komunitas bernama “Konekto” yang dirancang oleh Ralali untuk berkolaborasi, memberikan inspirasi dan mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk Go Digital. Download PDF

View All

Forum Posts (1)

  • Get Started with Your Forum

    Welcome to the Wix Forum. Use your forum as a discussion board to talk about topics linked to your website. Here are some tips for how to get started. Write a Welcome Post Greet visitors to your forum with a warm welcome message. Tell people what your forum is about and what to expect. You can also share this post on your social media sites to get things going and attract your first members. Add Categories Categories let users easily navigate your forum and find the topics they are looking for. Add your own categories to suit your site or business. Join the Wix Forum Community This is a community made just for you, Wix Forum fans. Get the latest updates, ask questions and share your wishes for new features. Check it out. Customize Anything Get your forum looking just the way you want. Open your forum settings to choose from different layouts, edit your text and more. Enjoy using your forum!

View All