Black Friday Clothing Sale Leaderboard.j

6 Tips Memilih Supplier di dalam Supply Chain Management

Updated: Feb 1


Dalam dunia bisnis, banyak kendala yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan supplier atau pemasokan, misalnya barang yang sering tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh restoran Anda, keterlambatan waktu pengiriman, supplier tidak sanggup untuk menyediakan bahan yang dibutuhkan oleh bisnis Anda dan lain sebagainya. Jika Anda mengalami hal tersebut, maka Anda akan mengalami kesulitan dalam memproduksi makanan untuk dijual. Anda harus memilih supplier yang tepat sehingga ketersediaan bahan untuk produksi bisa selalu tersedia dan segala kendala dapat diminimalisir.


Mungkin untuk Anda yang baru memulai bisnis kuliner akan kesulitan untuk memilih supplier. Harga bahan pada umumnya merupakan satu-satunya dimensi yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier. Selain harga dan beberapa karakteristik supplier yang harus ikut diperhatikan. Misalnya kualitas, delivery, dan lain-lain.


Berikut beberapa Tips Memilih Supplier yang tepat, sehingga Anda tidak mendapatkan supplier yang bermasalah.


Setiap perusahaan harus memilih supplier yang dapat memenuhi persyaratan, baik dari syarat mutu atau kualitas produk dari vendor. Selain itu, perlu juga pertimbangan atas syarat pengiriman dan biaya. Kriteria kualitas produk sebagai persediaan pasokan secara umum harus sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.


Ketika Anda ingin memilih supplier, lakukan seleksi terhadap beberapa supplier sejenis. Untuk melakukan hal tersebut, Anda bisa melakukan survey sehingga akan memperoleh informasi menengenai kondisi beberapa supplier. Informasi yang Anda butuhkan meliputi kemampuan supplier dari segi teknis seperti ketersediaan alat-alat produksi, tenaga ahli, kapasitas untuk memenuhi pesanan dan pengendalian mutu.


1. Kenali Karakteristik Supplier


Setiap supplier pada umumnya hampir sama, namun karakteristik yang dimiliki oleh masing-masing supplier bisa berbeda. Pemilihan supplier merupakan kegiatan strategis, terutama jika supplier tersebut memasok item yang kritis atau untuk digunakan dalam jangka panjang. Karakteristik supplier sangat penting untuk keberhasilan menciptakan produk dengan mutu yang sempurna.


Supplier mmenyiapkan dan menawarkan input yang diperlukan untuk memproduksi barang oleh perusahaan. Dengan demikian, karakteristik dari supplier adalah kemampuan dalam mengendalikan perusahaan. Jika supplier mampu mengendalikan perusahaan dalam hal penyediaan input dan perusahaan tidak mempunyai kemampuan untuk mengendalikan supply, maka perusahaan tidak akan bisa memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.


Agar Anda tidak ingin mendapatkan masalah yang lebih rumit dalam Supply Chain Management, maka pilih supplier dengan karakteristik quick respon yang jeli terhadap perubahan yang terjadi di pasar.


2. Kualitas Produk


Pemilihan supplier juga harus mempertimbangkan kualitas produk. Perusahaan tentu menginginkan produk yang telah diproduksi segera laku terjual agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. Produk yang berkualitas berasal dari bahan-bahan yang berkualitas pula. Maka dari itu, pertimbangkan kualitas produk atau bahan pasokan dari supplier menjadi sangat perlu untuk diperhatikan.


Pemilihan supplier ini akan berpengaruh langsung pada biaya, kualitas, waktu dan kesinambungan proyek yang sedang dikerjakan oleh perusahaan.


3. Konsistensi Supplier


Konsistensi supplier bisa dinilai dari tanggung jawab dalam ketersediaan bahan pasokan. Pemilihan supplier yang memiliki konsistensi tinggi sangat berguna bagi perusahaan untuk mengantisipasi perubahan permintaan barang yang dapat terjadi sewaktu-waktu karena adanya perubahan permintaan pelanggan. Selain itu, konsistensi juga bisa diukur dengan keandalan waktu penyerahan bahan pasokan.


Kriteria pengukuran konsistensi supplier bisa dilihat dari pengiriman bahan baku yang berhubungan dengan ketepatan jumlah pemesanan barang dengan barang yang dikirim dan ketepatan waktu pengiriman.


4. Harga Bahan Baku


Harga bahan pasokan dari supplier merupakan salah satu faktor utama yang menentukan harga produk yang Anda jual. Perusahaan harus sadar bahwa, minat konsumen dalah produk yang berkualitas dengan harga yang murah. Harga bahan pasokan tentu akan mempengaruhi harga produk karena Anda tidak ingin menjual dengan nominal yang menyebabkan kerugian. Semakin tinggi harga bahan pasokan, maka harga produk yang dijual tentu akan semakin tinggi. Selanjutnya, kecenderungan terhadap minat konsumen untuk membeli produk akan semakin melemah.


Selain harga bahan baku, pertimbangkan juga biaya pemeliharaan, penyimpanan, transportasi dan biaya lainnya yang terkait dengan penyediaan bahan pasokan.


5. Lokasi Supplier


Pertimbangan yang tidak kalah penting dari tips lainnya adalah memperhatikan lokasi atau tempat bagi supplier dalam menyediakan bahan pasokan. Idealnya, semakin jauh lokasi supplier, semakin besar pula biaya yang akan dikeluarkan oleh Anda. Selain itu lokasi yang jauh akan memberikan banyak resiko lainnya seperti keterlambatan dalam penyaluran persediaan dan persediaan yang rusak.


6. Pelayanan Supplier


Sebenarnya Anda dan supplier menjalin kerjasama yang lepas dan tidak mengikat. Namun, tidak jarang didapati supplier dan perusahaan telah menyepakati perjanjian kerjasama dengan hak dan kewajiban masing-masing. Dengan demikian, terdapat dorongan yang diberikan oleh perusahaan kepada supplier berupa insentif atau bonus. Anda bisa menilai pelayanan supplier setelah terjadi pembelian bahan pasokan. Pelayanan yang baik merupakan prospek dan jaminan untuk kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan.


Pelayanan yang baik dari supplier biasanya menjadi hal yang penting untuk Anda memilih supplier. Pelayanan bisa berupa penggantuan atas barang yang rusak, petunjuk cara penggunaan bahan, perbaikan peralatan dan lain sebagainya. Jika pihak supplier dapat memelihara kebijakan persediaannya, maka dipastikan supplier tersebut memiliki karakteristik yang quick respon dan bisa Anda pilih untuk diajak bekerja sama.


Semoga artikel diatas bisa membantu Anda mendapatkan supplier yang benar-benar tepat. Tertarik untuk belajar lebih detail dan mendalam seputar Supply Chain Management? Anda bisa ikut di kelas Professional Series 2 Month Program Supply Chain Management Mastery dalam Bisnis Kuliner. Daftarkan diri Anda sekarang dan dapatkan penawaran menarik dari Foodizz.



338 views0 comments

Previous Post

Baca berdasarkan Topik