Black Friday Clothing Sale Leaderboard.j

Tingkat Sales dengan Memahami Data - 12 Data Penting yang Wajib diketahui oleh Pebisnis Kuliner

Updated: Dec 29, 2020

"Gimana yah cara naikin sales, bisa udah jalan 2 tahun tapi penjualan udah stuck dan cenderung turun nih"

Ini salah satu pertanyaan yang muncul dari sekian banyak percakapan dengan temen-temen pebisnis kuliner, sales mulai drop seiring berjalannya waktu. Waktu awal bisnis sampai 1 tahun pertama sepertinya semua mantap, sales ngebut dan juga sangat menjanjikan, namun ternyata memasuki tahun ke 2 nah mulai terjadi penurunan sales. Bahkan sering kali beberapa ga perlu nunggu 1 tahun sudah turun salesnya, bisa 3 bulan, bisa 6 bulan.


Kok bisa? Yah macam-macam penyebabnya, tentunya mengapa sales kemudian cenderung turun tidak seperti awalnya, seperti:

- Muncul pesaing baru yang agresif

- Tren baru di mana brand kita ketinggalan

- Media baru di mana brand kita tidak ada di sana

- Tidak ada kegiatan branding

- Program marketing tidak jelas arah

- Terlalu banyak komplain

- Sudah tidak relevan dengan target market

- Naikin harga sehingga konsumen pada kabur

- Konsumen bosen karena tidak ada inovasi


Dan berbagai masalah lainnya, yang biasanya ini semua terjadi karena perusahaan tidak punya DATA atau tidak paham melakukan analisa DATA sehingga menjadi TERTINGGAL, TIDAK RELEVAN, TELAT BERGERAK yang pada akhirnya berimpact pada SALES TERUS TURUN.


Memahami DATA dalam bisnis kuliner itu sangat penting sekali loh Foodpreneur, yah mungkin ajah kita lagi ribet dan pusing soal kondisi sekarang karena SALES JELEK misalnya, tapi bisa jadi hal ini terjadi karena foodpreneur tidak paham dengan data loh, klo foodpreneur paham dengan DATA, problem sales, problem brand dll mungkin bisa diatasi jauh-jauh hari karena dengan PAHAM DATA, kita TAU APA YANG HARUS DILAKUKAN.


Nah pertanyaannya data-data apa ajah yang perlu dipahami sehingga foodpreneur bisa mendapatkan INSIGHT dan kemudian menyusun RENCANA untuk MENINGKATKAN, MENJAGA dan MENUMBUHKAN sales perusahaan. Yuk coba kita lihat:


- Data Insight Konsumen

- Repeat Buying

- Data Core Menu

- Data kontribusi Sales & Profit

- Data analisa traffic

- Data Year to Year

- Data Sales Channel

- Data Program Marketing

- Data Sales Growth

- Data Produktivitas karyawan

- Data Inventory

- Data Opex


Nah dengan memahami data-data di atas, banyak hal yang bisa kita lakukan baik itu RENCANA, ANTISIPASI, IMPROVEMENT dan INOVASI untuk kita terus bisa menjaga dan meningkatkan SALES dari waktu ke waktu.


"Wah repot bener yah" yah klo bisnis udah berjalan dan bahkan membesar tentu foodpreneur tidak boleh punya mindset "repot bener" karena jika punya mindset seperti ini akan membuat bisnis foodpreneur pada akhirnya malah bener-bener akan bertemu dengan kondisi di mana sales akan terus turun, emang mau? Klo baru mulai bisnis sih yah tentu pararel ajah, tapi dengan MEMAHAMI minimal kita tau apa yang harus diSIAPKAN ke depannya, bener ga?


Yuk foodpreneur jadi pengusaha Indonesia yang punya KNOWLEDGE kuat agar brand dan bisnis kita bisa tumbuh dan menjadi besar. PASTI BISA.


Next nya kita akan bahas penjelasan masing-masing data yang foodpreneur, dari mana datanya didapat dan kemudian apa kegunaan datanya. tunggu artikel berikutnya.


Selamat pagi .... Foodizz

1st F&B Education Platform in Indonesia


www.foodizz.id

Join telegram channel di t.me/foodizz.id


#keeplearnig

#keepsharing

#spreadknowledge


Foodpreneur sudah memiliki buku 50 Kesalahan Fatal Dalam Bisnis Kuliner? Buku wajib setiap pebisnis kuliner ini, ILMU MAHAL yang tidak perlu foodpreneur alami sendiri, ILMU MAHAL yang didasari oleh studi kasus yang memang dialami oleh temen-temen kuliner untuk bisa dijadikan pelajaran. Silahkan jika yg ingin memiliki bukunya bisa langsung WA 0812 1469 0474 Winda.


Sumber Gambar: Pexels.com

262 views0 comments

Previous Post

Baca berdasarkan Topik