Search
  • FOODIZZ.id

Rahasia ...... 10 Jurus Ampuh Bikin Press Release


Apa itu “Press Release”? mungkin bagi sebagian besar foodpreneur, press release perlu ga perlu dibuat, biasanya dibuat jika hanya ada kasus aja, untuk klarifikasi isu. Bagi saya yang sdh bbrp tahun menjalankan fungsi PR, Release bukan hanya dijadikan alat klarifikasi isu semata, tapi bisa juga dijadikan alat untuk mendistribusikan informasi untuk banyak kalangan, terutama teman2 Media.


Media dalam hal ini temen-temen Jurnalis merupakan salah satu point penting dalam membangun Komunikasi brand kita ke target market, media punya jangkauan yang sangat luas yang penting dalam membangun awareness brand kita dan tentu saja media, melalui aktivitas PR selain efektif juga sangat efisien dari sisi Cost.


Tapi tentu membangun strategi komunikasi dengan teman-teman media butuh knowledge selain tentu kemampunan dalam membangun relasi dengan teman-teman media, nah kali ini saya akan coba membahan beberapa check list penting dari salah satu kunci menjalan aktivitas PR yaitu Press Release. Check list ini sangat penting agar temen-temen pengusaha kuliner dapat memaksimalkan campaign yang dibuat yang artinya tentu punya daya tarik untuk bisa dipublish or diliput oleh temen-temen dari media. Ok, Siap? Let's go


1. Judul yang powerfull

PASTI!! Apa yang kita baca pertama kali klo buka e mail atau baca tulisan?? Pasti judul nya duluan, nah jadi klo bikin judul release harus yang punya stopping power, bombastis, heboh, fenomenal!! Kenapa?? Karena klo tujuan kita adalah temen-temen media, pasti mereka punya dateline untuk buat tulisan yang bagus untuk pembaca nya, jadi sebisa mugnkin kita bisa “grab attention” dengan judul tersebut. Ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan untuk membuat judul yang menarik: bisa dengan pencantuman angka, misal: “55 Cara Menciptakan Ide Kreatif dan Inovatif”, bandingkan klo judulnya: “Cara Menjadi Kreatif dan Inovatif”, pencantuman angka disini akan meberikan kesan lebih menarik. Atau bisa juga dengan pendekatan impresi, misal: “Heboh!! Outlet Boedjangan DU dibanjiri Millenial”, atau “Terungkap!! Founder Upnormal bongkar rahasia memulai bisnis dari nol”



2. Summary di paragraph pertama

temen-temen media memiliki waktu yang sangat singkat untuk membaca sebuah release, maka klo release kita ingin dibaca, sebaik nya memberikan summary hal-hal penting yang ingin kita sampaikan di paragraph pertama. Jadi paragraph pertama harus berupa paragraf yang singkat padat dan jelas, atas apa yang ingin kita sampaikan. Sebelum menulis paragraph pertama, kita harus rumuskan dulu poin2 menarik yang kemungkinan memiliki news value, dan berikan SEMUA keterangan penting di paragraf pertama, singkat nya, seandainya pembaca tdk memiliki banyak waktu, maka cukup hanya dengan baca 1 paragraf mereka sudah bisa mengutip dan mengerti release ini tentang apa.


3. Cerita lengkap dan detil di paragraph selanjutnya

Walaupun sudah tersummary di paragraph pertama, mendetail kan semua informasi tidak kalah penting dengan summary. Karena nama nya release (yang dibagikan untuk melengkapi keterangan), maka harus lengkap memberi informasi2 penting, agar media/jurnalis tidak salah mengutip dari sumber yang belum bisa diverifikasi. Kalo kita kasih semua informasi yang lengkap dan jelas, maka kita bisa memperingan kerjaan temen-temen media.


4. Maksimal 2 halaman, kalo 1 halaman lebih ok

Release dibuat untuk mempermudah temen-temen media menulis berita ttg kita, jadi berikan kemudahan-kemudahan tersebut dalam bentuk tulisan yang mudah dikutip, dan berisi informasi2 penting sesingkat mungkin.


5. Kutip quotes2 dari org terkenal ttg topik/produk kita

Seperti kita yang selalu membutuhkan 2nd opinion dalam berbagai hal, begitu juga dalam meyakinkan temen-temen media, kalo ada quotes2 atau keterangan yang pernah disebutkan pakar (ahli) atau orang-orang terkenal pastinya akan menjadi lebih meyakinkan, dan mendukung fakta-fakta yang sudah kita sampaikan di paragraf pertama.


6. Foto yang relevan

Tulisan tanpa foto, seperti makan tanpa garam dan gula, rasanya hambar, dan kadang tidak terlalu teringat di lidah kita. Sama aja kalo kita membuat tulisan tanpa foto. Release akan jauh lebih menarik kalo dilengkapi dengan foto-foto yang bisa digunanan temen-temen media dalam artikel-artikel liputan nya, sekaligus akan sangat membantu karena tdk perlu lagi mencari-cari dari sumber-sumber lain


7. Cek ulang fakta nya berkali-kali

Ini bagian yang super amat sangat penting, selalu cek berulang-ulang-ulang semua fakta yang kita tulis dalam release, dampak nya akan sangat fatal kalo berita atau tulisan sudah menyebar luas kayak gossip, trus tau-tau nya kita salah tulis, karena meralat berita lebih sulit dari pada mencek dan ricek


8. Jangan ada typo

Ini juga bagian yang sering luput dari pengawasan, cek ulang semua tulisan-tulisan sebelum kita sebar atau print release, fatal banget klo yang salah tulis adalah nama atau brand tertentu


9. Cantumkan sumber kalo ngutip

Kalo kita pernah menciptakan karya atau pernah ngomong sesuatu, dan di pake sama orang di tulisan nya, kita ingin disebutkan dalam tulisan-tulisan tersebut. Jadi sebagai PR yang baik kita wajib banget untuk kasih informasi selengkap mungkin, termasuk sumber kutipan-kutipan kita, sama aja kayak pas bikin skripsi/tugas akhir kan ya :)


10. Info kontak

Setiap release harus ditutup dengan kontak yang bisa dihubungi jika ada pertanyaan lanjutan, atau ada informasi yng kurang jelas. Jadi jurnalis dan org yg baca release tau harus mengkonfirmasi atau mendapatkan info tambahan dari mana


Nah semoga tulisan di atas biarpun singkat memberikan manfaat, silahkan jika ingin dibagikan, di copy dan di post di mana ajah, ga perlu izin yang penting bisa jadi manfaat bagi kita semua.


Sebagai penutup, bolehlah sedikit promosi klo ngopi2 jangan lupa di Upnormal Coffee yah, cobain deh Cappuccino or Si Eko (Es kopi susu) Double Espresso Premium Coffee nya.


0 views