New Product Launch NPL, MENU BARU APA DAN KENAPA?

Serial Menu Baru ke-2 NPM (New Product Launch)

Melanjutkan serial ke 1 NPM - New Product Launch (artikel NEW PRODUCT LAUNCH, Penting ga sih?), pada tulisan serial ke dua ini, kita akan bahas MENU BARU APA yang akan kita launching, apa dan kenapa yang menjadi latar belakang menu baru tersebut akhirnya kita pilih. Jadi secara tujuan ada 8 hal yang perlu kita perhatikan dalam tulisan Serial 1 - NEW PRODUCT LAUNCH, Penting ga sih?, nah kali ini akan lebih fokus membahas MENU nya apa dan kenapa?


Ok, mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan sederhana, ketika Kopi Tuku muncul dengan Es Kopi Susu yang kemudian booming (biarpun mungkin sudah ada sebelumnya yah produk ini di pasaran) apalagi ketika Presiden datang, makin ajah booming, perlu kah kita meluncurkan NPL Es Kopi Susu di coffeeshop kita? Kenapa perlu or kenapa tidak? Basedon experience, akhirnya NPL kopi susu dibuat ketika TREND es kopi susu terlihat dan bergerak kencang, singkat kata NPL kopi susu di salah satu coffeeshop yang saya bantu akhirnya meledak juga, menjadi TOP SALES dan akhirnya menjadi CORE MENU.


Sedikit cerita di atas menggambarkan MENU BARU APA yang diluncurkan (Es Kopi Susu) dan kenapa di dasari karena TREND yang terus naik, produk ini dan marketnya akan terus membesar dan akhirnya stabil sebagai menu yang akan terus dikonsumsi seperti varian kopi lainnya, seperti Cappuccino, Black Coffee, dll. Kok bisa berpikir begitu? INSIGHT, perhatikan pergerakan kompetitor dalam industri yang sama, perhatikan preferensi konsumen di sosmed dan juga perhatikan media exposure yang terjadi, yah tentu tidak semua betul, tapi ketika kita bertaruh dalam peluncuran varian, tidak terlalu banyak resikonya sebetulnya, paling ilang lagi, minimal kita bisa setting tujuannya untuk mendapatkan exposure dan temporary traffic ajah, tapi klo kita ketinggalan dan kemudian menu tersebut menjadi trend yang sustain, kita malah kehilang pasar dan opportunity yang sangat besar loh.


So balik lagi, apa dasarnya kita memilih atau memutuskan sebuah menu untuk di Launching? Tentu bukan karena selera owner ato "menurut" si A atau si B di dalam perusahaan menu ini bakal laku di pasar hehe, dalam bisnis semua keputusan harus punya dasar yang kuat tentunya apalagi jika bisnis sudah berjalan cukup lama.


1. Product Trend

Menu baru diluncurkan karena muncul trend di berbagai media platform khususnya SOSMED. Menu baru ini viral dengan sangat cepat dan luas sehingga, dengan tujuan kita memanfaatkan Exposure dan Traffic yang memang banyak mencari menu ini, kemudian kita luncurkanlah menu tersebut. Terlepas menu akan sustain apa tidak, tidak jadi soal, kembali lagi ke tulisan serial 1, ada tujuannya.


2. Competitor NPL

Menu baru X yang kita ciptakan didasarkan dari NPL competitor, ini sih lazim dalam berbagai bisnis tidak hanya kuliner, karena kita mengantisipasi kompetitor, kemudian bisa menciptakan kategori baru atau hype baru yang membuat traffic konsumen menjadi pindah, nah untuk mengantisipasi itu, kita juga menciptakan menu yang sama, sehingga berita bisa terpecah dan exposure tidak menjadi hanya milik kompetitor.


3. Customer Insight

Menu baru x diciptakan berdasarkan INSIGHT dari konsumen, misal secara berkala kita melakukan survey, dan muncullah feedback-feedback dari konsumen yang mengindikasikan demand sebuah menu, konsumen ini bisa dari sisi konsumen eksisting yang kita miliki, bisa juga dari konsumennya kompetitor.


4. Influencer Insight

Menu baru X diciptakan berdasarkan INSIGHT dari Influencer, seperti halnya telor kecap kita diliput oleh Next Carlos beberapa tahun lalu ketika muncul video youtubenya tentang menu telor kecap di Pontianak. Berdasarkan liputan ini, kemudian kita menciptakan Menu Telor Kecap yang Viral di Bandung dan Jakarta. Selain memanfaatkan insight dari video tersebut, tentu kita mencoba Riding the Wave yang mungkin terjadi setelah Next Carlos memposting video tersebut, dan ternyata betul Telor Kecap Viral banyak dibicarakan dan dicari oleh konsumen.


5. Company Resources

Menu baru X diciptakan didasarkan karena perusahaan kita memiliki informasi, data, bahan baku atau penemuan yang kita yakini dapat menjadi sesuatu yang bisa sukses jika kita luncurkan di pasaran. Misal, perusahaan kita memiliki akses ke daging ONTA, nah dari sini kita memanfaatkan akses tersebut untuk meluncurkan STEAK dan SATE ONTA pertama di Indonesia, tujuannya kembali lagi banyak (baca serial 1: NEW PRODUCT LAUNCH, Penting ga sih? )


Menu baru x bisa juga diciptakan karena misalnya perusahaan ada kelebihan invetory, sehingga dibutuhkan strategi NPL, sehingga inventory habis terserap, namun harus hati-hati dalam strateginya dan juga pastikan tetap dikemas secara kreatif sehingga tujuannya dapat tercapai tanpa merusak brand.


Nah Foodpreneur, semoga dari artikel Serial 2 ini kita sudah mendapatkan insight ketika akan meluncurkan NPL, menu apa dan kenapa kita punya dasar yang kuat, bukan feeling-feeling an kita, sehingga dari sini nanti kita bisa lanjut ke Serial ke 3, Bagaimana ukurannya dalam Angka dan Value, lah klo pake feeling dan selera beberapa orang di dalam perusahaan gimana ngukurnya?


Semoga Bermanfaat


Tetap semanagat/HUSTLE pada kondisi apapun kita saat ini, karena SUCCESS IS YOURS.


BTW Foodizz akan menghadirkan kelas terbaru yang sangat menarik sekali yaitu:


10X Outlet Growth. Bagaimana mengembangkan CABANG SENDIRI TANPA KEMITRAAN. Gimana Strateginya, Gimana Strategi Fundingnya dan Bagaimana Membuat Business Forecastingnya plus dilengkap Studi Kasus dan diberikan contoh Excell Forecastingnya. Jangan lewatkan Kelas ini, daftar sekarang di https://kursusfoodizz.id/foc11/


Sumber Gambar: Pexels.com

115 views0 comments

Previous Post

Baca berdasarkan Topik