Black Friday Clothing Sale Leaderboard.j

Mentok ga ada Ide Naikin Sales? Ini 7 Langkah Praktis Menciptakan Ide Naikin Sales


"Aduh pusing banget, si Boss minta bulan depan SALES naik 10%, padahal kondisi lagi seperti sekarang, sudah bisa achieve target ajah udah bersyukur eh ini malah minta SALES NAIK, dan gilanya lagi BUDGET marketingnya TETEP tidak ada kenaikan" ....... Curhat kebanyakan orang yang terkait SALES di dalam perusahaan hehe.


Mungkin ga sih IDE INOVATIF itu bisa muncul kapan ajah ketika dibutuhkan? Mungkin ga sih sales naik tanpa naikin budget marketing? Emang apa idenya?


Temen-temen, soal IDE INOVATIF itu bukanlah ROCKET SCIENCE apalagi terkait dengan penjualan, YES akan selalu ada IDE INOVATIF yang bisa ditelurkan terkait SALES sejauh kita paham dan mengerti bagaimana POLAnya untuk bisa menghasilkan IDE INOVATIF. Jika tim ANDA MENJAWAB secara langsung, TIDAK MUNGKIN tanpa melalui sebuah proses menciptakan IDE INOVATIF, then sebaiknya Anda pecat ajah tim Anda tersebut. MUNGKIN atau TIDAK MUNGKIN itu akan terjawab jika kita sudah melakukan serangkaian aktivitas yang terkait dengan IDE INOVATIF.


Bisa jadi jawabnya MUNGKIN BANGET, bisa jadi jawabannya MUNKGIN TAPI ... atau bisa jadi memang TIDAK MUNGKIN tapi ......... jadi buat kita pebisnis yah ga ada jawaban TIDAK MUNGKIN TITIK. Nah gimana itu polanya? Yuk kita bahas 7 langkah praktisnya sehingga nanti semua menjadi MUNGKIN ....... pake BANGET.



1. PELUANG / MASALAH / TARGET


Untuk menciptakan ide yang inovatif, kita jelas perlu tahu terlebih dahulu untuk apa ide inovatif ini ingin kita ciptakan, apakah untuk menangkap dan memaksimalkan sebuah PELUANG, atau untuk MENYELESAIKAN sebuah MASALAH atau memang karena kita punya TARGET yang harus dicapai. Ke tiga hal ini penting sekali untuk CLEAR sejak awal sehingga ide inovatif yang kita buat tepat sasaran tentunya.


Contoh, misalnya kita ditargetkan untuk MENINGkATKAN SALES di bulan depan naik menjadi 10% karena sudah masuk musim sekolah, nah berarti kita membutuhkan IDE INOVATIF karena kita punya TARGET yg sudah jelas, SALES INCREASE 10%.



2. RISET untuk mencara DATA, FAKTA & INFORMASI


Untuk mencari IDE INOVATIF bagaimana kita bisa meningkatkan SALES 10% di bulan depan kita membutuhkan banyak DATA, FAKTA, dan INFORMASi yang perlu kita gunakan untuk IDE INOVATIF bisa didapatkan, tanpa ini bisa ajah kita mendapatkan atau membuat ide namun kemungkinan untuk berhasilnya akan cukup sulit, apalagi misalnya ide-ide kita minta langsung ke tim kita, ujung-ujungnya kita akan berpikir klo tim kita pada ga punya ide.


Contoh jika kita ingin meningkatkan SALES 10%, ada beberapa data yang kita butuhkan sehingga nantinya IDE INOVATIF kita ini KUAT dan memang bisa memberikan solusi ke peningkatan sales

  • Data core menu

  • Informasi kegiatan kompetitor

  • Data repeat order dan jumlah database

  • Informasi budget promosi bulan depan, dll


Nah data, fakta, dan informasi ini semakin lengkap kita miliki akan semakin tajam IDE INOVATIF yang bisa kita hasilkan dan kemungkinan untuk berhasilnya akan lebih tinggi lagi.



3. IDEATION, THE BIG IDEA MAKING


Nah jika sudah punya data, fakta, informasi barulah kita bicara IDE INOVATIF apa ajah yang bisa menjawab OBJECTIVE / tujuan yang tadi ingin dicapai yaitu MENINGKATKAN SALES 10% di bulan depan, bukan ada target langsung cari IDE.


Tujuan -> Riset -> Ideation

bukan

Tujuan -> Ideation


Kesalah ini paling sering dilakukan oleh banyak perusahaan dan leader di mana kita ingin IDE secara INSTANT, sehingga pada akhirnya ketika IDE tersebut dieksekusi ternyata tidak memberi DAMPAK / HASIL yang diharapkan dan kemudian kita menyalakan TIM kita yang tidak punya IDE INOVATIF, padahal leadernyanya ajah yang ERROR.



4. PLAN TO ACTION


"If you don't plan, you plan to fail" Nah IDE INOVATIF apapun perlu untuk disusun PLANNING eksekusinya dengan detail karena dalam bisnis, PLANNING dan PROSES itu bagian yang sangat penting untuk bisa berhasil mencapai TUJUAN yang dibuat oleh perusahaan


Dalam contoh di atas, ketika kita sudah punya IDE INOVATIF untuk meningkatkan SALES 10%, maka kita perlu menyusun rencana kapan IDE ini mulai dieksekusi, kontennya seperti apa, budget yang digunakan berapa, tim yang terlibat siapa ajah, bagaimana cara mengukurnya dan lainnya. Misal IDE INOVATIF mantap betul deh, eh pas buat CONTENT nya kacau, message nya ga sampe ke konsumen, yah BUBAR.



5. EXECUTION


Nah setelah semua rencana sudah disusun dengan detail dan matang, KICK OFF deh, eksekusi IDE INOVATIF tersebut, pastikan semua eksekusi kembali lagi ke nomor 4 sesuai dengan planning, lakukan kontrol yang ketat terhadap eksekusi ini, dan pastikan IDE INOVATIF ini dieksekusi dengan tim yang memang punya kapabilitas.


Perhatikan kordinasi lintas tim khususnya dalam proses EKSEKUSI karena kadang banyak masalah muncul atau bahkan membuat IDE INOVATIF tidak berjalan sesuai harapan karena masalah KORDINASI antar tim, misalnya ide nya ada NPL (New Product Launching), ternyata pas hari H eksekusi, supply bahan baku belom sampai di outlet karena ada miss komunikasi dan kordinasi, KACAU DAH.



6. EVALUATION


Evaluasi juga proses yang perlu dilakukan secara berkala terhadap eksekusi IDE INOVATIF yang dilakukan, buat schedule rutin untuk melakukan update dan evaluasi, karena bisa jadi kadang ditengah jalan butuh ada ADJUSTMENT / PENYESUAIAN setelah ide tersebut dilempar ke target market.


Evaluasi juga penting untuk memastikan ritme kerja tim masih sesuai dengan rencana yang dibuat dan semua support dan kordinasi masih berjalan on track, jika tidak maka perlu diambil tindakan untuk mengembalikan semua ke on track, dalam hal ini saran dari Foodizz dalam meluncurkan sebuah IDE INOVATIF apalagi terkait SALES, program leader harus cukup powerfull untuk bisa melakukan lintas kordinasi.


Soal gagal atau berhasil, ketika semua proses sudah dijalankan dengan baik tentu menjadi PART OF BUSINESS ACTIVITY, mungkin ada baiknya juga untuk membuat semakin menarik, ditambahkanlah REWARD dan PUNISHMENT di dalam eksekusi program ini.


Semoga Bermanfaat. #Inovasi #Sales


Foodizz

1st F&B EduTech in Indonesia

Belajar Bisnis Kuliner ..... Yah di Foodizz.


www.foodizz.id

www.sekolahkuliner.com

Join Telegram Group di t.me/foodizzid


GOOD NEWS

Temen-temen kuliner di Bulan Mei 2021, Foodizz akan mengadakan untuk pertama kalinya BOOTCAMP BISNIS KULINER dengan topik VALUASI BISNIS, INVESTOR & MENDAPATKAN PENDANAAN yang akan diadakan selama 4 hari, dari pagi - malam. Temen-temen akan langsung dimentoring oleh Pa Budi Isman, Gito Wahyudi, Yuszhak M. Yahya, Danis Puntoadi, Akhmad Saeful, Kukuh B. Santoso, dan beberapa Venture Capital invitation untuk bisa menyusun langsung VALUASI BISNIS milik temen-temen, serta berkesempatan langsung di pertemukan dengan INVESTOR yang siap melakukan investasi di bisnis kuliner jika mereka tertarik dengan bisnis temen-temen kuliner.


Silahkan yang tertarik untuk mendaftar di sini atau WA langsung CS Foodizz 0813-1214-7974


Peserta hanya dibatasi sebanyak 26 peserta dan akan dipilih peserta yang memang siap untuk melakukan valuasi dan di investasi.


*Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin asal mencantumkan sumber artikelnya, yaitu www.foodizz.id/blog. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten.


Sumber Gambar: Unsplash.com


342 views0 comments

Previous Post

Baca berdasarkan Topik