Black Friday Clothing Sale Leaderboard.j

Market Leader, Investor & Valuasi Bisnis Kuliner

Updated: Apr 15


Brand Owner: "Saya mau kuasai market Bandung tapi semua cabang sendiri Kang, rencana kita mau buka 8 outlet all di Bandung, selanjutnya menuju Tanggerang, BSD serta di Jakarta finalnya"


Si Akang: "Wah menarik banget ini, gimana memang rencananya mas, khususnya soal permodalan, lumayan challenging nih, kecuali mas memang punya modal nganggur gede"


Brand Owner: "Nah itu dia Kang, mungkin nanti mau cari-cari investor nih buat membantu ekspansinya, soalnya kalo pake modal sendiri saya ga punya, klo muterin Net Profit juga ga akan tercapai dalam waktu 3 tahun ini"


Si Akang: "Wah menarik nih, sudah punya business plan dan pitch deck nya mas? Business Projectionnya 3 tahun ke depan EBITDA nya berapa klo boleh tau, terus rencana valuasinya memang berapa? mana tau saya bisa kenalkan dengan beberapa potensial investor nih"


Brand Owner: ".................. EBITDA dan VALUASI itu apa yah Kang?" .................. Seketika terhening.


Jadi penguasa market di category bisnis kuliner, tentu sesuatu yang harus kita cita-cita kan dan harus kita capai jika memang kita punya rencana untuk SCALE, apalagi dengan modal investor, tapi sebelum sampai di sana, temen-temen harus paham dulu ilmu dan HOW TO nya agar apa yang menjadi impiannya bisa diterjemahan ke dalam Visi, Misi dan Objective yang bisa dicapai dan diukur.


Nah, salah satu cara untuk bisa tumbuh cepat adalah melalui Modal Investor tentunya seperti bahasan di atas, apa ajah yang perlu disiapkan sehingga investor tertarik untuk bergabung dan memberikan support agar kita bisa tumbuh besar? Coba yuk kita lihat beberapa poin singkat di bawah:


1. Model Bisnis


Apakah model bisnis yang kita kembangkan memang punya potensi untuk SCALE dalam jumlah banyak dari sisi Corporate, atau perusahaannya memang disiapkan untuk menjadi perusahaan jaringan kuliner yang besar. Hal ini sangat penting untuk tidak salah setting sejak awal agar temen-temen mudah mencari investor yang tertarik untuk ikut serta mengembangkan bisnis temen-temen.


2. Market Share, Market Growth & Market Opportunity


Marketnya sebesar apa? Apakah terus tumbuh? dan apakah ada peluang di sana untuk bisa SCALE. Yah, ini salah satu indikator yang pasti akan menjadi poin penting pertimbangan investor ketika akan join dengan kita. "ah ga gitu2 amatlah" yah iya klo investornya temen elo, bokap elo or undefined investor, klo Korporasi model VC jgn coba-coba temen-temen ga bisa jawab poin ini.


3. Laporan Keuangan Existing (Jika sudah jalan)


Jika sudah berjalan, katakanlah beberapa bulan sampe beberapa tahun, apakah laporan keuangan dibuat dengan rapih dan betul? Ini salah satu indikator yang akan menunjukan kredibilitas serta kompetensi temen-temen di mata investor. Karena itulah, sering Foodizz pesan, RAPIH lah sejak awal, ter AUDIT secara kontinu dan juga FOLLOW REGULASi dengan disiplin.


4. Benchmarking


Siapa Benchmark yang menjadi dasar pengembangan model bisnis kita, sebesar apa mereka saat ini? Benchmarking setidaknya memberikan gambaran yang lebih real rencana dan model bisnis apa yang akan kita jalankan dan ada peluang sebesar apa, benchmarking kadang lebih mudah dipahami oleh investor karena sudah ada contoh nyata model bisnis yang akan dijalankan.


5. Growth Planning


Bagaimana rencana SCALE/Growth nya 3 tahun sampai 5 tahun ke depan, berapa NET Profit setiap tahunnya yang akan terjadi? Berapa EBITDA dan valuasinya, hal ini akan tercermin di dalam GROWTH PLANNING yang kita buat dan kita siapkan untuk dipresentasikan kepada INVESTOR tentunya. Nah klo temen-temen tidak paham dari sisi STRATEGIC maupun membuat NUMBERS nya, temen-temen sebaiknya belajar terlebih dahulu atau cari siapa yang bisa membantu untuk mengarahkan hal ini, kenapa? PENTING BANGET biar nanti temen-temen punya DAYA TAWAR di mana SAHAM temen-temen tidak perlu ter DELUSI terlalu besar.


6. Team Behind the Gun


Ini salah satu kunci penting keputusan seseorang/institusi mau bergabung sebagai INVESTOR, HOW'S TEAM BEHIND THE GUN. Brutal facts kadang-kadang inilah faktor UTAMANYA, bahkan bisnisnya blom ada pun klo timnya memang kuat dan berpengalaman, bisa jadi investasi tetap bisa didapatkan, karena memang INVESTOR akan lebih punya SELF CONFIDENCE ketika uangnya dikelola oleh orang-orang yang memang punya track record dan experience di dalam industrinya.


7. Valuasi


Yes, terakhir adalah Business Valuation, berapa besar, berapa cepat dan apakah cukup Make Sense dicapai dengan Tim/Founder yang ada saat ini, hal ini akan cukup menentukan apakah investor akan tertarik atau tidak. Untuk menghitung valuasi seperti ini, cari lah orang-orang yang memang mengerti soal VALUASI, teknik VALUASI dan berbagai skenario VALUASI, sehingga pada akhirnya tercapai WIN-WIN baik bagi temen-temen foodpreneur yang punya bisnis, maupun bagi investornya.


Nah temen-temen semoga bermanfaat yah tulisan pagi ini.


Let's get SCALE


Foodizz Team


#keepsharing

#keeplearning

#spreadknoweledge


*Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin, asal mencantumkan sumber artikelnya yaitu www.foodizz.id/blog yah. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten"


Btw temen-temen yang tertarik untuk MENDAPATKAN INVESTOR, membuat VALUASI BISNIS dan juga mendapakatan GROUP MENTORING serta mendapatkan contoh TEMPLATE EXCELL VALUASI BISNIS, silahkan join di kelas FOODIZZ 10x Growth yang dibawahkan langsung oleh Gito Wahyudi (Investor Bisnis) serta Danis Puntoadi (F&B Consultant). Bakal seru banget kelasnya karena temen-temen bisa ngerti tentang GROWTH dan VALUASI dalam bisnis kuliner dengan STUDI KASUS KULINER. Daftar di link ini


Previous Post

Baca berdasarkan Topik