Bakal Viral nih kayaknya, setuju ga?


Instagram @menantea.toko

Coming soon yang bakal viral nih sepertinya @menantea.toko besutannya @jeromepolin dan @jehianps, beserta dengan pemain kuliner kawakan sahabat Foodizz seperti Bisma, Hendy, dan Silvi. Jika melihat komposisi orang yang terlibat sepertinya model bisnis yang akan dikembangkan akan cukup agressive dalam pengembangan cabang baik itu melalui sistem kemitraan ataupun dengan model outlet sendiri.


Dalam 3 hari ajah followernya dari nol sudah loncat menjadi 145K follower dan terus bertambah. Jika melihat timeline beberapa orang yang terlibat project ini cukup seru karena mereka terus membagikan "cerita" yang bisa diikuti mulai dari testing produk, meeting dan diskusi dan juga uniknya seolah brand dibangun tanpa rumus bagaimana membangun brand sesuai tahapannya "logo blom ada, maskot baru di coret-coret, boro-boro elemen-elemen lain hehe".


Buat Foodizz ini menarik untuk dibahas nih temen-temen kenapa? Karena biasanya dalam menyiapkan bisnis kuliner khususnya ketika mau LAUNCHING sesuatu yang baru, kita akan menyimpan dulu rapat-rapat beberapa hal untuk menjadi ELEMENT OF SURPRISE baik itu bagi target market kita, juga tentu untuk pesaing kita, nah @menantea.toko ini agak beda nih, kategori bisnisnya udah dikasih liat, siapa KOL nya sudah sangat jelas, mungkin beberapa hal masih harus ditunggu lagi misal model bisnis growth nya, namun buat pesaing langsung seperti es.teh dan brand-brand lain, TEASER-TEASER yang udah keliatan ini jelas memberikan waktu untuk bersiap-siap. (bener ga nih pesaingnya es.teh) hehe.


Nah temen-temen bisnis kuliner, lesson learning dan insight apa yang bisa kita ambil dari cerita di atas? Btw untuk lebih lengkapnya temen-temen follow ajah akun IG nya @menantea.toko.



1. KOLABORASI KOL


Salah satu insight penting dari cerita di atas adalah di jaman seperti sekarang, salah satu kunci sukses bisnis kuliner adalah KOLABORASI dengan KOL untuk membuat bisnis bisa GROWTH dengan cepat, apalagi ditambah jika yang berkolaborasi adalah orang-orang yang memang punya kompetensi menjalankan bisnis kuliner sehingga bukan hanya faktor 'VIRAL' yang dikejar, namun juga faktor FUNDAMENTAL bisnisnya itu sendiri sehingga tidak MELEDAK di AWAL, MELEMPEM setelahnya.


Wah gimana dong kita yang baru mau mulai dan hanya punya semangat tapi ga cukup beruntung punya ekosistem KOL / influencer, yah ngak perlu khawatir juga, itu cuma SALAH SATU JALAN kok, masih banyak cara lain untuk membangun bisnis kuliner untuk bisa berkembang dan sukses, contohnya khan udah banyak juga dan lagian dengan kita punya capital, kita tetap bisa gandeng KOL / influencer as partner campaign.



2. BERBAGI CERITA SEJAK AWAL / STORY SHARING


Ini yang menarik gimana @menantea.toko team terus membagikan cerita sejak awal, mereka sangat aktif melakukan posting berbagai kegiatan yang sedang dilakukan sehingga netizen yang menjadi target market mereka terus mengikuti perkembangan @menantea.toko. Hal ini juga membuat CURIOUS "lagi ngapain lagi nih mereka yah" apalagi memang Jerome dan Jehian memang punya follower yang besar.


Kegiatan seperti bagaimana proses diskusi sampe malem, membuat maskot, dll juga di IG Story sehingga kita bisa mengikuti apa yang sedang dikerjakan dan menjadi PART OF IT.



3. KOLABORATIF dgn NETEAZEN


"PENGUMUMANN PENTING DARI MINTEA BUAT NETEAZEN TERCINTA!!


NETEAZEN, INILAH MASKOT MENANTEA! Kita kasih nama apa ya enaknya!? Nanti 3 ide yang bagus dan menarik MINTEA ajak ke SOFT OPENING MINTEA TOKO!! ((kalo udah jadi yak tapi)) wkwkw" .. @menantea.toko


Nah ini keren, di mana @menantea.toko melibatkan NETEAZEN (julukan followernya) untuk bisa secara kolaboratif terlibat memberikan nama untuk maskot yang dibuat sehingga engage faktor nya makin tinggi dan makin mendekatkan brand dengan followernya.


Hal ini juga sebetulnya edukasi market awal dimana market ini jadi sangat HOT, karena terlibat dengan cerita yang dibuat sehingga nanti jika pas LAUNCHING sudah bisa ditebak apa yang akan terjadi, ANTRIAN, LIPUTAN dan langsung nyusul yang mau ambil KEMITRAAN hehe, waiting list langsung puluhan cabang (jika model bisnis ini yang dipilih), udah kebayangkan cuannya?



4. SOCIAL MEDIA POWER


Masih ada yang enggak percaya gimana pentingnya sosmed untuk bisnis? Rasanya klo sudah sering baca ratusan artikel dan nonton ratusan video Foodizz udah ga mungkin lah mikir seperti ini khan, apalagi klo target market kita milenial awal dan Gen z. Hal ini semua bisa terjadi karena kita melek SOCIAL MEDIA dan bisa memanfaatkan hal ini juga karena mau belajar SOCIAL MEDIA.



5. STRONG BUSINESS EXPERIENCE


Terakhir tentu, dengan hadirnya temen-temen seperti Bisma, Silvi dan Hendy, Foodizz cukup yakin secara fundamental bisnis, @menantea.toko disiapkan untuk bisa sustain tentunya. Istilahnya bisnisnya langsung di mentoring, sekaligus seperti jadi ownernya yang juga orang-orang yang sangat berpengalaman di bidang F&B / kuliner, yah peluang untuk bisa berjalan dengan baik dan sukses tentu cukup besar. Kita doakan yah.


Gimana temen-temen kuliner, dapet insight dan inspirasinya? Semoga bermanfaat.


Foodizz

1st F&B EduTech in Indonesia

Belajar Bisnis Kuliner ..... Yah di Foodizz.


Coming Soon, Sekolah Bisnis Kuliner By Foodizz

Program belajar bisnis kuliner selama 6 bulan di Bandung dengan metode kurikulum bisnis kuliner yang terintegrasi pertama di Indonesia, serta dibarengin dengan studi kasus terupdate. Peserta akan dapat membuat business plan yang kuat, kesempatan untuk presentasi ke investor, mendapatkan partner, atau sampai mendapatkan funding.


Buat temen-temen yang tertarik memulai bisnis kuliner, atau sudah punya bisnis kuliner ingin mengirim keluarga, anak atau orang kepercayaannya yuk segera join di program ini. Cek www.sekolahkuliner.com


#keepsharing

#keeplearning

#spreadknoweledge

#kulinerindonesia


*Buat temen-temen yang mau copas artikel silahkan ajah ga perlu minta izin asal mencantumkan sumber artikelnya, yaitu www.foodizz.id/blog. Yuk hargai karya dan usaha orang lain dalam membuat konten.


Previous Post

Baca berdasarkan Topik