Search
  • FOODIZZ.id

Apa itu CRM?

CRM (Customer Relationship Management) merupakan manajemen pendekatan customer, menggunakan sistem berbasis teknologi digital, sehingga pebisnis dapat melihat habit transaksi customer.



Tujuan dari CRM adalah untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang bagaimana kebutuhan dan perilaku customer, sehingga pebisnis dapat memberikan sebuah pelayanan yang optimal dan mempertahankan hubungan dengan customer yang sudah ada.

Selain itu, CRM dapat membantu menarik prospek penjualan, hingga melakukan konversi penjualan suatu produk.


Salah satu kunci sukses dari bisnis, juga tergantung pada seberapa jauh kita mengetahui customer dan memenuhi kebutuhan mereka.


Bagaimana cara agar kita bisa mendapat database customer dan melihat habit transaksi nya?,

  1. Implementasi sistem POS berbasis Digital CRM (Loyalty Point)

  2. Dapatkan informasi No HP dan Nama customer terkait transaksi yang terjadi, untuk dicatat melalui POS tsb

  3. Berikan stimulus program promo CRM berupa Point Redemption, agar customer mau memberikan No HP dan tercatat sebagai Point belanja

  4. Edukasi manfaat tambahan, terkait penggunaan Loyalty Point ke customer.

Ketika Anda sudah mendapat database dan habit customer, berikut aspek-aspek yang dapat diketahui,


1. Recency

Kapan terakhir customer tersebut membeli produk Anda?

Semakin dekat jarak waktu pembelian customer terhadap suatu produk, semakin besar kemungkinan dia akan terus aktif untuk pembelian selanjutnya.


Jika dibandingkan dengan customer yang tidak melakukan pembelian selama berbulan-bulan atau bahkan lebih lama, kemungkinan melakukan transaksi di masa depan sangat kecil.


Di sinilah peran sistem CRM dapat melihat; mana customer yang sudah lama tidak membeli produk anda?, sehingga Action Plan untuk memberikan promo lebih tepat sasaran dengan tujuan membangunkan customer yang sudah lama tidak melakukan transaksi.


2. Frequency


Seberapa sering konsumen tersebut berbelanja di tempat Anda?

Frekuensi transaksi pelanggan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti;

  • Jenis produk yang dijual apakah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan

  • Average Price point produk itu sendiri

  • Supply barang

  • Refreshment produk baru

Jika habit transaksi customer dapat diketahui, maka siklus penjualan dapat diprediksi.

Contoh: ketika customer selalu membeli produk A & B tiap bulan secara rutin, kegiatan marketing dapat diarahkan lebih personal untuk mengingatkan mereka agar kembali membeli produk serupa dalam jangka waktu tertentu.

3. Monetary Value


Seberapa banyak dana yang telah dikeluarkan oleh customer untuk belanja di tempat Anda?

Dengan menggunakan sistem CRM, Rata – rata jumlah transaksi per customer dalam jangka waktu tertentu dapat diketahui lebih akurat.

Customer yang menghabiskan dana lebih banyak untuk pembelian produk anda, cenderung menanggapi penawaran, daripada customer yang menghabiskan dana lebih kecil.

Jadi, dengan mengetahui Ketiga aspek di atas, anda dapat membuat profiling customer dan melakukan promosi yang sesuai dengan habit customer.

Selain itu, data customer yang ada, dapat digunakan untuk memprediksi seberapa besar kemungkinan customer akan melakukan transaksi kembali di tempat Anda.


Salam sehat, sukses dan sejahtera.



Sumber foto: Foto oleh Ketut Subiyanto dari Pexels

_________________________________________________________________________


Akses berbagai program lengkap Foodizz: Online Class, E-Course, Buku, E-Book, dll untuk mendukung penambahan ilmu Bisnis Kuliner mu!



23 views