Search
  • FOODIZZ.ID

10 Tips Meningkatkan Sales dalam Bisnis Kuliner

Dalam suatu bisnis, entah apapun bisnisnya total penjualan produk setiap harinya mempengaruhi perkembangan bisnis tersebut. Ketika penjualan naik, bisnis akan cepat berkembang, begitu pun sebaliknya, ketika penjualan menurun, jangankan untuk berkembang, bertahan pun pasti akan sulit.

Berikut 10 tips yang akan Foodizz berikan untuk meningkatkan sales bisnis kuliner yang sedang Anda jalani saat ini.


1. New Menu (Menu Baru)


Anda bisa mengeluarkan menu baru untuk menciptakan traffic baru atau membuat konsumen Anda yang sudah pernah datang akan datang kembali ke tempat Anda. Menu baru ini sangat penting untuk refreshment traffic, stay relevant dan juga membuat konsumen tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja.


Perlu diingat menu baru ini tidak perlu laku, kadang bisa dijadikan sebagai strategi untuk mendatangkan traffic saja.


Ketika Anda membuat menu baru, perhatikan semua hal terkait struktur harga, impact terhadap menu lain serta impact dari sisi operasional. Menu baru ini kadang dibuat karena tren, no problem asalkan hal ini bisa membuat brand Anda tetap relevan.


2. Ads/Iklan


Jika Anda tertarik beriklan di sosial media ada dua hal yang harus Anda perhatikan. Apakah Anda membutuhkan database pembeli atau tidak. Jika iya, Anda bisa direct para konsumen untuk langsung menghubungi WA dan jika tidak, Anda bisa mengatur iklan untuk mengunjungi akun delivery online Anda.


Ads/iklan ini Anda harus mengeluarkan budget, tapi efektivitasnya bisa sangat terukur apalagi jika Anda lengkapi dengan sebuah promo, di mana promo ini hanya diinfokan lewat iklan.


3. Kolaborasi dengan KOL


Buat campaign untuk menu baru atau program baru dengan KOL. Setting di POS khusus sales dari campaign atau program bareng ini. KOL akan membantu Anda melakukan posting dan endorse tentunya. KOL mendapatkan benefit dari % revenue produk atau campaign tersebut, dan sebagai pemilik brand, Anda mendapatkan 2 manfaat yaitu sales dan traffic.


4. Jual Voucher


Jual voucher dengan benefit yang tidak bisa di tolak oleh konsumen. Misal voucher ngopi di Coffee Xpose senilai 100 ribu hanya dengan harga 50 ribu (Pada prakteknya discount 50%) namun karena voucher ada masa berlaku bisa jadi sama sekali tidak terpakai.


Hitung angka-angka skenarionya dengan tepat, pastikan discount misalnya 50% pada dasarnya Anda tetap akan untuk atau memang setidaknya dipakai untuk kegiatan branding dengan budget brand.


5. Cross Selling


Menawarkan menu lain ketika konsumen ingin membeli sebuah menu (beli burger tawarkan sekalian kentangnya), buat SOP penerapan untuk setiap karyawan yang terlibat, berikan training rutin untuk semua karyawan, bisa juga didukung oleh desain dalam store dan aplikasi seperti halnya ketika Anda membeli online, seringkali Anda ditawarkan untuk membeli produk yang relate lainnya. Ukur setiap bulannya berapa kontribusi dari menu cross selling ini.


6. Up Selling


Menawarkan menu yang sama dalam jumlah lebih banyak, misalnya Small, Medium, atau Large.


7. Menu Paket


Menu paket ini otomatis akan membuat penjualan meningkat karena APC meningkat. Selalu jadikan menu paket ini bagian dari strategi dan SOP untuk ditawarkan. Pastikan konsumen merasa lebih dapat banyak manfaat ketika membeli menu paket.


8. Event


Buat kegiatan yang mendatangkan traffic ke outlet Anda. Pada prakteknya kadang event ini sudah berbayar dengan pesertanya akan mendapatkan minuman dan makanan di outlet Anda (Pay forward by customer) sehingga income Anda sudah lebih awal masuk.


Event juga bisa dengan sistem bagi hasil, misal Anda mengundang pemusik untuk membuat kegiatan event musik, nah pada hari dan jam tersebut dikeluarkan menu khusus di mana nantinya dengan artis Anda akan bagi hasil dari seluruh penjualan menu tersebut.


9. Discount


Dari pengalaman banyak pebisnis, discount adalah salah satu program terkuat untuk mendulang sales karena behavior konsumen Indonesia memang suka sekali dengan discount.


Perlu diperhatikan struktur cost produk ketika Anda akan membuat discount, buat perhitungan yang matang dan detail sehingga biarpun discount, dengan volume dan jumlah tertentu ini merupakan strategi yang kuat bagi bisnis Anda.


Discount bukan berarti murahan, bukan berarti tidak laku, namun harus dibuat berdasarkan "tema", "event" tertentu sehingga konsumen tidak mempersepsi brand Anda menjadi brand diskonan di mana mereka membeli karena ada discount saja.


10. Sales Person


Punya PIC sales untuk khusus Big order atau catering. PIC ini mengelola database yang sudah membeli di outlet dalam jumlah banyak.


PIC ini juga bisa mencari market B2B yang biasanya membeli dalam jumlah Bulk atau jumlah besar sehingga sales Anda akan bertambah cukup besar jika program PIC sales person ini berjalan.


Jika program ini bagus, mungkin Anda bisa tambah PIC sehingga bisa terus tumbuh sales dari Channel ini, bahkan bisa dibentuk divisi khusus melayani Big order atau B2B.


Artikel bermanfaat lainnya: Strategi Analisa Menu

Akses berbagai program lengkap Foodizz: Online Class, E-Course, Buku, E-Book, dll untuk mendukung penambahan ilmu Bisnis Kuliner mu!


37 views