Search
  • FOODIZZ.id

10 Alasan yg Powerfull agar Konsumen Memilih Brand Kita

Kenapa konsumen datang ke sebuah coffeeshop? Apa yang membuat konsumen akhirnya memilih untuk datang ke sebuah resto? Apa yang membuat kita memutuskan untuk makan siang di cafe A/B/C? Apa yang membuat konsumen akhirnya lebih memilih Ayam Geprek kita dibandingkan Ayam Geprek pesaing kita?


Pertanyaan yang jika jawabannya tepat mungkin bisa membuat bisnis kita bernilai jutaan, puluhan juta, ratusan juga bahkan ratusan milian loh Foodpreneur.

Permasalahannya adalah menjawab pertanyaan di atas bukanlah perkara mudah dan juga tidak ada jawabannya yang bisa berlaku dalam jangka panjang karena apa? karena KONSUMEN BERUBAH, PESAING BERUBAH, MEDIA BERUBAH dan SEMUA HAL BERUBAH seiring dengan waktu. So gimana dong, minimal ada Guideline apa yang harus dilakukan sehingga brand kita akhirnya menjadi pilihan konsumen saat ini, ke depan dan terus menjadi pilihan konsumen dengan berubahnya waktu.


Jadi kembali lagi kenapa konsumen memutuskan untuk datang ke brand tertentu? Yuk coba kita lihat 10 alasan yang mungkin bisa diimplementasikan di bisnis temen-temen Foodpreneur.


1. Benefit > Cost

"Di sono ajah, murah enak dan puas" Yang sesederhana kita datang ke sebuah teman karena brandnya memberikan Benefit secara Fungsi lebih besar daripada Cost yang harus dikeluarkan oleh konsumen tersebut.


"Worthed lah mahal di sini mah, enak beuth rasanya dan juga tempatnya nyaman banget" Nah ini contoh di mana Harga mahal tapi kita merasa secara benefit apa yang kita dapatkan tetap lebih besar daripada cost yang kita keluarkan.


2. Keterikatan Emosional

"Makan di Cafe "X" ajah yukk, kita support tuh punya si mas Angga soalnya, baik orangnya sering sharing dan punya banyak anak yatim". Nah ini contoh ajah bagaimana kita juga bisa membuat konsumen datang karena mereka merasa terikat secara EMOSIONAL baik langsung maupun tidak langsung dengan brand kita karena alasan tertentu.


3. Kebutuhan Spesifik

"Eh ke TIASA ajah yuk, soalnya Plant Base di sana" Nah konsumen juga bisa memutuskan untuk datang ke sebuah tempat karena memang mereka membutuhkan produk dari brand tersebut.


4. Pengalaman Pribadi

Konsumen juga bisa datang kembali ke sebuah tempat ketika mereka suka dengan PENGALAMAN sebelumnya dan ingin kembali merasakan / menikmati pengalaman tersebut entah itu terkait dengan Ambience (suasana), makanan ataupun hal lain yang punya cukup alasan untuk membuat konsumen kembali datang.


Contoh klo ke Yogya, entah mengapa selalu ajah ingin ke Kopi Klotok, padahal sudah berkali-kali datang ke sana, bahkan sempet diomelin mau order pisang goreng tambahan hehe.


5. Rekomendasi dari orang lain

Konsumen as simple as datang karena rekomendasi dari orang lain, baik itu rekomendasi konsumen yang sudah datang maupun REKOMENDASI yg memang di CIPTAKAN oleh KOL / Buzzer. Seperti saat ini di mana cukup banyak nih Foodizz datang ke sebuah tempat hanya gara-gara viral di Tiktok.


6. Mengikuti Tren

Konsumen datang ke tempat kita karena mereka merasa WAJIB banget harus datang, misalnya untuk OOTD (photo, buat konten, dll) karena misalnya tempat kita memang masih baru, banyak Spot Keren, makanan CANTIK, dsb. Tapi hati-hati ALASAN ini tidak terlalu sustain karena pada akhirnya akan muncul selalu yang baru yang lebih keren.


7. Status Social

"Yah kita makan di resto mevvah yang itu dong" Berapa banyak konsumen datang karena merasa di tempat tersebut memang cocok untuk status social mereka? Buanyaak, ga peduli harga kurang reasonable, tapi klo sudah bicara Status Social semua menjelma menjadi Emosional Decision, biasanya pricing sudah tidak lagi menjadi sensitif di tempat ini karena sudah di kompensasi dengan "Others Value" yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.


8. Cari aman

"Di Resto ajah deh, udah jelas enak sama cepet" Nah tipikal konsumen yang "CARI AMAN' juga banyak banget di mana karena pusing harus memutuskan pergi makan / nongkrong di mana pada akhirnya mereka CARI AMAN untuk datang ke tempat di mana mereka tau akan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan tepat.


9. Promo

"Eh lagi ada Kamis Mevvah Tebus Murah Sei Sapi tuh di Overhot Yaa!!!, dateng yukk" Nah ini salah satu faktor yang paling sering digunakan untuk membuat konsumen akhirnya punya ALASAN untuk datang dan membeli. Hati-hati dalam menggunakan strategi promo, selalu di kemas dalam sebuah kreatifitas dan campaign sehingga tidak kemudian memunculkan image Brand PROMO, di mana konsumen dateng klo lagi ada promo ajah.


10. Positioning yg Kuat

Mengapa kita memilih Kijang untuk mobil keluarga? Karena positioning Kijang sudah sangat kuat dengan melekat sekali dengan mobil KELUARGA. Nah dalam bisnis kuliner pun sama, kita harus terus mengkomunikasikan "ALASAN" yang tepat kepad konsumen sehingga ALASAN tersebut akhirnya mengkristal dan menjadi ALASAN yang kuat untuk konsumen dateng.


Misalnya, klo mau beli Es Kopi Susu, yah pilih Tuku, karena sejak awal positioning Kopi Tuku sangat kuat dengan produk Es Kopi Susu dalam benak konsumen, memang belom tentu secara strategi Es Kopi Susu yang dibangun oleh Kopi Tuku tapi setidaknya itulah yang cukup kuat saat ini, jadi biarpun semua tempat jualan kopi susu, tapi klo misalnya diberikan pilihan untuk memilih mungkin kita akan memilih es kopi susu dari Toko Kopi Tuku.


Nah, temen-temen juga bisa membangun positioning yang kuat ini dengan mengandalkan PRODUK unggulan, bisa juga mengandalkan hal lain di luar produk, seperti khas daerah, layanan yang mantap, inovasi yang kuat, dll.


Dalam 10 point di atas kita tidak bicara bagaimana membuat konsumen kemudian menjadi loyal karena ini butuh strategi yang jauh lebih spesifik, namun setidaknya 1 PR sudah selesai yaitu membuat konsumen punya ALASAN untuk datang dulu ke tempat kita.


10 Point di atas juga harus diramu dan kemudian di komunikasikan tentunya sehingga akhirnya konsumen ter "KAIT" dengan salah satu atau beberapa poin yang memberikan mereka "ALASAN" untuk kemudian datang dan membeli".


Selamat Pagi


#Foodizz

#SpreadKnowledge

#KeepSharing


Udah susun Business Plan 2021? Padahal ini penting sekali loh agar bisnis kita punya rencana dan arah yang jelas. Gagal Berenca berarti Anda Berencana untuk Gagal.


Ga perlu khawatir, Foodizz Ecourse 3 hari menyusun Business Plan, temen-temen bisa belajar 9 jam Full tentang business plan. Silahkan klik di link ini Yuk mumpung lagi Free Order harga special!!


91 views